"Kenapa aku yang diuji?"
Soalan ini mungkin pernah terlintas di hati dan fikiran setiap daripada kita. Lebih-lebih lagi bila kita diuji dengan sakit, kehilangan, kesempitan rezeki atau pelbagai masalah yang terasa begitu berat untuk dipikul.
Syaitan ni mamg jahat sebab selalu membisikkan sangkaan yang bukan-bukan.
"Allah dah marah aku."
"Allah dah tak sayang aku."
"Ini semua hukuman atas dosa-dosa aku."
Namun, betul ke seperti yang disangkakan itu?
Hakikatnya, bukan semua ujian Allah itu adalah tanda kemurkaan Allah. Malah, dalam banyak keadaan, ujian adalah bukti kasih sayang Allah kepada hambaNya.
Allah tak menguji kita sebab Dia membenci kita. Allah menguji kita sebab Dia mengetahui apa yang tak kita ketahui. Dia mengetahui kekuatan yang ada dalam diri kita. Dia mengetahui jalan terbaik untuk mendidik hati kita.
Kadang-kadang, ketika hidup kita terlalu selesa contohnya, kita mula lupa untuk bergantung kepada Allah. Solat menjadi tergesa-gesa. Doa pulak jadi semakin singkat. Zikir pulak makin jarang. Apatah lagi mengaji. Hati pula makin jauh dari Allah.
Lalu Allah mengirimkan ujian.
Bukan untuk mematahkan kita, tapi untuk membawa kita kembali kepadaNya.
Bukankah ketika diuji, kita lebih banyak mengangkat tangan berdoa? Kita lebih lama bersujud. Kita lebih bersungguh-sungguh memohon pertolongan daripada Allah.
Mungkin itulah saat hubungan kita dengan Allah menjadi paling dekat.
Ujian juga bukan sekadar menguji kesabaran. Ia membersihkan dosa-dosa, mengangkat darjat, melembutkan hati dan mengajar kita bahawa tak ada tempat bergantung yang lebih kuat selain Allah.
Kita mungkin tak faham hikmah di sebalik setiap ujian hari ini. Tapi percayalah, Allah tak pernah menzalimi hambaNya. Setiap ketentuanNya pasti mengandungi rahmat, walaupun pada awalnya ia hadir dalam bentuk air mata.
Jadi, kalau hari ini kita sedang diuji, jangan cepat menyangka Allah telah meninggalkan kita.
Mungkin sebenarnya Allah sedang memanggil kita pulang kepadaNya.
Mungkin Allah sedang membersihkan hati kita.
Mungkin Allah sedang menyediakan sesuatu yang jauh lebih baik daripada apa yang kita harapkan.
Teruskan bersabar. Teruskan berdoa. Teruskan bersangka baik kepada Allah.
Sebab, kasih sayang Allah tak selalu hadir dalam bentuk nikmat yang kita suka. Kadang-kadang, kasih sayangNya hadir dalam bentuk ujian yang akhirnya membawa kita lebih dekat kepada-Nya.
Semoga setiap ujian yang kita lalui menjadi asbab pengampunan dosa, penguat iman dan jalan menuju syurga.
"Ya Allah, jadikanlah setiap ujian yang Engkau berikan sebagai jalan untuk kami semakin dekat kepadaMu, bukan semakin jauh daripadaMu. Aamiin."

pernah rasa semua ni...betul bila fikir balik, ujian ni sebenarnya mematangkan kita..menjadikan kita lebih baik dan kuat
ReplyDeleteSukaaaa dengan isi tulisan ini. Bagi orang yg mungkin tengah rapuh iman nya , seharusnya membaca tulisan kakak.
ReplyDeleteAllah memberi ujian bukan karena dia benci, tp Krn dia ingin membawa kembali hamba Nya supaya lebih dekat.
Allah tidak mengabulkan doa kita, bukan Krn tak peduli. Tapi dengan menjawab TIDAK, Dia pun mempersiapkan kado lain yang jauh lebih bagus daripada yg kita minta.