Ada orang tegesa-gesa semasa membaca Al-Fatihah semasa solat, seakan-akan ingin cepat menyelesaikan solatnya.

Padahal di saat kita selesai membaca satu ayat dari surah Al-Fatihah, Allah menjawab setiap ucapan kita.

Allah menjawab Al-Fatihah kita.
Allah menjawab Al-Fatihah kita. Kredit Image Google. 

Dalam sebuah Hadits Qudsi Allah SWT berfirman:

"Aku membahagi al-Fatihah menjadi dua bagian. Untuk Aku dan untuk hambaKu."

Ertinya, tiga ayat di atas "Iyyaka Na'budu Wa iyyaka nasta'in" adalah hak Allah dan tiga ayat ke bawahnya adalah urusan hambaNya.

Ketika kita mengucapkan "Alhamdulillahirabbil 'alamin". Allah menjawab: "HambaKu telah memujiKu."

Ketika kita mengucapkan "Ar-Rahmanir-Rahim". Allah menjawab: "HambaKu telah mengagungkanKu."

Ketika kita mengucapkan "Maliki yaumiddin". Allah menjawab: "HambaKu memujaKu."

Ketika kita mengucapkan “Iyyaka na’ budu wa iyyaka nasta’in”. Allah menjawab: “Inilah perjanjian antara Aku dan HambaKu.”

Ketika kita mengucapkan “Ihdinash shiratal mustaqiim, Shiratalladzinaan’amta alaihim ghairil maghdhubi alaihim waladdhooliin.” Allah menjawab: “Inilah perjanjian antara Aku dan hambaKu. Akan Ku penuhi yang ia minta.” 

(HR. Muslim dan At-Tirmidzi)